Tanggal Masehi : 9 Maret 1997, Minggu Radite
Tanggal Jawa : 29 Syawal 1929, Minggu Pon
Tanggal Hijriah : 29 Syawal 1417
Watak berdasarkan weton
Dina: Minggu
Penuh dedikasi dan memiliki pengaruh yang kuat.
Pasaran: Pon
Bicaranya dihargai oleh orang lain, suka berada di rumah, tidak suka mengambil barang orang lain, sering marah pada keluarganya, berpikir berbeda dari pandangan umum. Suka berdebat, berani kepada atasan. Rezekinya mencukupi.
Haståwårå/Padewan: Yama
Sederhana, kurang teratur, dan pemaaf.
Sadwårå: Aryang
(Manusia) Pelupa.
Sångåwårå/Padangon: Jagur
(Harimau) Agresif, waspada, lincah, dan kuat.
Saptåwårå/Pancasuda: Bumi Kapethak
Suka bekerja keras, sering menderita dan merasakan kekecewaan.
Rakam: Kala Tinantang
Pemberani bahkan sering mendapatkan banyak musuh.
Paarasan: Aras Kêmbang
Memiliki pesona dan daya tarik yang kuat terhadap lawan jenis.
Watak berdasarkan wuku
Dewa Bumi: Bethara Brama.
Pohonnya Asam: Tempat perlindungan bagi orang yang sedang kesulitan.
Burungnya Platuk Bawang: Tenaganya kuat.
Gedhongnya di depan tertutup pintunya: Hemat, memberi dengan harapan untuk mendapatkan penghormatan, memiliki rasa bangga.
Mandhasiya anggara kasih: Mampu memberikan perlindungan kepada orang lain.
Aralnya: Terkena gigitan taring.
Sedekah / sesaji: Nasi ambeng dua, lauknya ayam merah dimasak pindang ditambahi among-among (nasi tumpeng yang diberi kuluban sayur).
Do'anya: Slamet, slawatnya: Uang baru 40 ketheng.
Kala Jaya Bumi: Berada di bawah dan menghadap ke atas.
Saat wukunya berjalan, sebaiknya menghindari kegiatan yang bergerak ke bawah, seperti membuat sumur.
Mandhasiya mina ninggal banyu: Kehilangan lahan hidup.
Wuku Mandhasiya baik untuk persahabatan, menyembuhkan penyakit, memiliki keinginan untuk mendapatkan menantu, dan lain-lain.
Tidak baik untuk bepergian, mencari nafkah, membuat sumur, dan membuka perkarangan.
Belum ada Komentar untuk "Weton 9 Maret 1997 || The Real Wong Jowo"
Posting Komentar