Tanggal Masehi : 11 Maret 1997, Selasa Anggara
Tanggal Jawa : 2 Dulkaidah 1929, Selasa Kliwon
Tanggal Hijriah : 02 Dzul Qaidah 1417
Watak berdasarkan weton
Dina: Selasa
Pemarah dan cemburu, memiliki pergaulan yang luas.
Pasaran: Kliwon
Pandai bicara dan bergaul, ceria, ambisius, agak kasar, kurang pandai membalas budi, setia pada janji, ceroboh dalam memilih makanan, sering selamat dalam situasi sulit, dan memiliki banyak doa.
Haståwårå/Padewan: Brama
Tidak sabar dan emosional.
Sadwårå: Paningron
(Ikan) Mudah tertipu.
Sångåwårå/Padangon: Kerangan
(Matahari) Memberikan rejeki yang melimpah, memberikan pencerahan dan wawasan yang luas.
Saptåwårå/Pancasuda: Sumur Sinaba
Memiliki wawasan yang luas, menjadi sumber pengetahuan bagi orang lain.
Rakam: Nuju Pati
Mengalami banyak keberuntungan yang buruk dan nasib sial.
Paarasan: Aras Tuding
Selalu menjadi sasaran dalam berbagai masalah dan konflik.
Watak berdasarkan wuku
Dewa Bumi: Bethara Brama.
Pohonnya Asam: Menjadi tempat perlindungan bagi orang yang sulit.
Burungnya Platuk Bawang: Memiliki tenaga yang kuat.
Gedhongnya di depan tertutup pintunya: Hemat, memberi dengan harapan mendapatkan penghormatan, memiliki harga diri yang tinggi.
Mandhasiya anggara kasih: Mampu memberikan perlindungan kepada orang lain.
Aralnya: Terkena gigitan taring.
Sedekah / sesaji: Nasi ambeng dua, lauknya ayam merah dimasak pindang ditambahi among-among (nasi tumpeng yang diberi kuluban sayur).
Do'anya: Slamet, slawatnya: Uang baru 40 ketheng.
Kala Jaya Bumi: Berada di bawah dan menghadap ke atas.
Saat wukunya berjalan, sebaiknya menghindari kegiatan yang bergerak ke arah bawah, misalnya membuat sumur.
Mandhasiya mina ninggal banyu: Kehilangan lahan hidup.
Wuku Mandhasiya baik untuk persahabatan, menyembuhkan penyakit, memiliki keinginan untuk mendapatkan menantu, dan lain-lain.
Tidak baik untuk bepergian, mencari nafkah, membuat sumur, dan membuka perkarangan.
Belum ada Komentar untuk "11 Maret 1997 Weton"
Posting Komentar