5 maret 1997 Perwatakan berdasarkan Weton dan Wuku
Tanggal Masehi : 5 Maret 1997, Rabu Budha
Tanggal Jawa : 25 Syawal 1929, Rebo Wage
Tanggal Hijriah : 25 Syawal 1417
Watak berdasarkan weton
Dina: Rebo
Dina memiliki sifat pendiam, pemomong, dan penyabar.
Pasaran: Wage
Meskipun menarik, Dina cenderung angkuh. Namun, ia setia dan penurut. Dina agak malas mencari nafkah dan perlu dibantu oleh orang lain. Ia memiliki hati yang kaku, tidak dapat berpikir panjang, seringkali terdapat gelap pikiran, dan mudah mendapat fitnah.
Haståwårå/Padewan: Uma
Uma adalah sosok yang berbelas kasih, namun seringkali susah dan jahil.
Sadwårå: Paningron
Seperti ikan yang tertipu, Uma seringkali menjadi korban tipu daya.
Sångåwårå/Padangon: Tulus
Tulus seperti air, Uma adalah sosok yang tekun, dermawan, dan dikagumi oleh orang lain. Ia memiliki sifat yang lemah lembut.
Saptåwårå/Pancasuda: Sumur Sinaba
Uma memiliki luas wawasan dan dapat menjadi sumber pengetahuan bagi orang lain yang mencari ilmu.
Rakam: Macan Kêtawan
Meskipun berkecukupan, hati Uma selalu resah.
Paarasan: Aras Tuding
Uma selalu menjadi sasaran dalam berbagai perkara dan seringkali dijadikan tumpuan orang lain.
Watak berdasarkan wuku
Wuku: Langkir
Dalam wuku Langkir, Dewa Bumi yang berkuasa adalah Bethara Kala.
Pohon yang melambangkan wuku ini adalah Cemara Sol (yang roboh) dan Pohon Ingas. Auranya panas, sehingga tidak cocok sebagai tempat berlindung. Wataknya kurang baik dan cenderung suka berbuat jahat.
Burung yang melambangkan wuku ini adalah Burung Gemak. Wataknya berani bertindak jahat dan tidak baik.
Langkir uripe sarwa oyod (hidupnya serba akar): Hatinya kaku, sehingga ia seringkali menyusahkan diri sendiri.
Aralnya: Mereka menghadapi risiko kecurian dan pertengkaran.
Sedekah/sesaji yang sesuai adalah nasi pulen dang-dangan senilai zakat fitrah, dengan lauk daging kambing atau ikan air di lembaran, serta berbagai macam 9 sayuran.
Do'anya: slamet pina (mendapatkan keselamatan).
Kala Jaya Bumi: Wuku ini berada di tenggara dan menghadap ke barat laut.
Selama wuku Langkir berlangsung selama 7 hari, sebaiknya dihindari melakukan perjalanan ke arah tenggara.
Ada orang-orang yang berani (langkir ana kang wani): Seringkali mendapat musuh.
Wuku Langkir baik untuk kegiatan menanam, bepergian, berbesanan, menyelaraskan senjata, dan menolong menyembuhkan penyakit.
Tidak baik untuk berkhianat, terlibat dalam perkara, dan bertengkar.
Belum ada Komentar untuk "5 maret 1997 Perwatakan berdasarkan Weton dan Wuku"
Posting Komentar